Selamat Datang di Blog Kami

Tuesday, May 31, 2011

10 Hal Paling Buruk di Dunia



1. Luwak Madu : Binatang paling buruk

Luwak Madu yang biasanya ditemukan di Afrika dan Asia Barat serta Selatan telah masuk dalam Guinness Book of Records dengan gelar "makhluk yang paling tidak mengenal rasa takut". Hewan ini (yang terlihat imut) akan menyerang hampir apapun dan ia cukup pintar untuk mengetahui kelemahan lawannya. Misalnya, ketika berhadapan dengan manusia laki-laki, ia akan menyerang kantong menyannya. Dia juga salah satu dari beberapa hewan yang menggunakan alat – misalnya menggunakan batang kayu sebagai tangga. Luwak yang sangat suka madu ini sering mengabaikan keselamatannya ketika masuk ke sarang lebah, suatu hal yang seringkali mengantarkannya ke kematian. Luwak madu dapat membunuh buaya, dan pembunuh ular yang sangat efisien.
Hanya diperlukan 15 menit untuk memakan ular yang panjangnya 1,5 meter. Keganasan binatang ini sudah terkenal di alam dan bahkan leopard atau singapun tidak akan berusaha untuk membunuhnya.


2. Nyamuk : Serangga paling buruk

Tidak salah lagi bahwa nyamuk telah menjadi serangga yang terburuk di dunia. Pada malam hari saat kita berbaring di tempat tidur, kita dapat mendengar mereka mendengung tetapi kita tidak dapat melihat mereka – dan kemudian pagi harinya banyak bintik-bintik merah yang muncul di badan kita. Selain itu dia juga merupakan serangga yang paling maut di dunia karena menyebarkan malaria dan demam berdarah, faktanya setengah populasi manusia yang meninggal karena hal ini.


3. Insomnia turunan yang fatal : Gejala penyakit yang paling buruk

Insomnia turunan adalah suatu penyakit hanya ditemukan di 28 keluarga di seluruh dunia. Penyakit ini mencegah anda dari tidur dan tidak ada obat yang tersedia yang dapat membantu Anda. Bila penyakit mulai menyerang, penderita tidak akan bisa tidur malam selama 7-36 bulan sampai akhirnya mati.
Tahapan penyakitnya adalah sebagai berikut:

1. Penderita mengalami tingkat insomnia, menyebabkan panik, paranoia, dan phobia. Tahap    ini berlangsung selama sekitar empat bulan.
2. Halusinasi dan panik terjadi terus selama sekitar lima bulan.
3. Ketidakmampuan untuk tidur diikuti dengan cepat oleh kehilangan berat badan. Hal ini berlangsung selama sekitar tiga bulan.
4. Pasien menjadi bisu atau tidak responsif selama enam bulan. Ini adalah perkembangan terakhir dari penyakit, dan kemudian pasien akan mati.



4. Semut Peluru : Gigitan yang paling buruk


Semut peluru memiliki peringkat gigitan yang paling menyakitkan di dunia karena sakitnya seperti terkena tembakan, yang dapat dijelaskan sebagai berikut: "gelombang rasa sakit seperti terbakar selama hingga 24 jam". Semut ini ditemukan di selatan Nikaragua sampai ke Paraguay. Seperti semut lainnya, mereka hidup dalam koloni besar yang biasanya terletak di bagian pangkal pohon. Semut ini digunakan dalam sebuah upacara ritual untuk anak laki-laki di Satere-Mawe suku Brasil. Anak laki-laki memakai sarung tangan dengan ratusan Semut – mereka harus menderita gigitan selama 10 menit dan mereka harus melakukan ritual ini beberapa kali. Lengan anak laki-laki yang menlakukan ritual ini biasanya lumpuh sementara akibat racun dan tubuh mereka bisa menggigil selama beberapa hari.



5. Salvinia Molesta : Ganggang paling buruk


Dikenal juga sebagai ganggang kariba, Salvinia Molesta merupakan tanaman paku air dari Brasil. Tanaman ini mengapung di atas air dan berkembang biak dua kali lipat dalam beberapa hari saja. Dan akhirnya semua permukaan danau akan tertutupi oleh tanaman ini yang mempunyai ketinggian sampai 24 inci. Hal yang sangat mengganggu adalah tanaman ini menghalangi sinar matahari masuk ke dalam air, yang pada akhirnya membuat binatang dan tanaman lain menjadi mati. Hal yang lebih buruk lagi, Kita tidak dapat membunuh tanaman ini. Jika Kita menghancurkannya menjadi bagian-bagian kecil, masing-masing bagian akan tumbuh sebuah tanaman baru. Di Amerika Serikat upaya-upaya telah dilakukan untuk menyingkirkan tanaman ini dengan menggunakan crane, tetapi selalu ada sebagian kecil tanaman yang terjatuh kembali ke air dan akhirnya tumbuh lagi. Tanaman ini sekarang dapat ditemukan di seluruh dunia dan menyebabkan kerusakan di mana-mana ia berada.



6. Bunga Bangkai : Bunga berbau paling buruk


Tanaman ini banyak didapatkan di hutan-hutan di daerah Sumatera. Bunganya yang cuma satu di setiap tanaman dikenal menghasilkan bau yang menyerupai bau mayat yang membusuk. Warnanya mirip dengan daging yang membusuk untuk mengelabui serangga agar terperangkap dan di dalamnya untuk kemudian dicerna sebagai makanan. Ujung bunga mempunyai temperatur yang sama dengan temperatur badan manusia, hal yang sama yang digunakan untuk mengelabui mangsanya dan juga membantu untuk menyebarkan bau busuk yang menarik perhatian mangsanya.



7. Laba-laba Pengembara Brazil : Laba-laba terburuk


Laba-laba berukuran besar ini mempunyai gigitan mematikan yang paling menyakitkan dan kematian yang diakibatkan gigitan laba-laba ini mencapai tingkat tertinggi di dunia laba-laba. Apabila seorang laki-laki tergigit akan menyebabkan penisnya tegang berjam-jam.




8. Candiru : Ikan paling buruk


Ikan ini sangat berbahaya melebihi piranha. Mengapa? Ikan yang banyak didapatkan di Sungai Amazon ini makanannya adalah darah mangsanya seperti drakula. Bau kencing manusia akan mengundangnya, dan dia dapat masuk ke dalam penis atau vagina. Satu-satunya cara mengeluarkannya adalah dengan pembedahan. Jadi jangan kencing di Sungai Amazon.



9. Manusia : Perusak lingkungan paling buruk.





Nggak perlu dijelaskan lagi kan… Hehehe
setuju gak nih klo di bilang seperti ini...???




10. Racun Botulinum : Racun paling buruk

Racun ini dihasilkan oleh bakteri Clostridium Botulinum dan merupakan protein yang paling mematikan. Bila spora bakteri Clostridium Botulinum hinggap di makanan atau luka, maka ia akan segera memproduksi racun ini. Racun ini sangat mematikan karena cukup dengan 1 kg saja maka ia dapat membunuh seluruh populasi manusia di atas Planet Bumi. Apakah hal ini menjadikan racun botulinum dijauhi manusia. Tidak, karena pada jaman sekarang banyak wanita yang menyuntikkan racun ini ke wajah mereka untuk menghilangkan kerutan akibat penuaan dengan terapi yang bernama Botox (Botulinum Toxin).

No comments:

Post a Comment